REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK— Penulis Rusia-Amerika Masha Gessen meninjau dengan nada tajam dan penuh kekhawatiran satu tahun penuh yang telah berlalu sejak masa jabatan kedua Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Gessen memulai artikelnya di surat kabar Amerika Serikat New York Times, dikutip Selasa (20/1/2026) dengan sebuah pengamatan yang tampak sederhana namun menurutnya sangat jelas, yaitu bahwa teman-temannya di luar negeri mengikuti berita-berita Amerika Serikat dengan keterkejutan dan ketakutan. Sedangkan dia, menanggapi hal itu dengan sikap acuh tak acuh yang nyata, bukan karena dia tidak melihat bahaya, melainkan karena orang Amerika sudah terbiasa dengan kejutan, menurutnya. "Kita telah menjadi negara yang membangun kamp-kamp penahanan tanpa perdebatan yang berarti,” merujuk pada kampanye anti-imigrasi Trump. Yang menjadi perhatian bukanlah kejahatan itu sendiri, melainkan pembenaran yang diberikan oleh pemerintahan Trump serta pembelaan Presiden terhadap agen yang menembak korban.
Source: Republika January 20, 2026 10:54 UTC