Perampok yang mengaku dari aliansi Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tersebut membawa kabur uang tunai Rp 17.050.000, STNK motor, dan SIM. ’’Setelah berhasil membawa uang, pelaku menyekap dan mengikat tangan korban dengan tali rafia,” ujarnya. Di lokasi kejadian, tersiar kabar bahwa dua perampok itu mengaku sebagai anggota ISIS. Adapun, ketidakprofesionalan perampok itu, lanjut dia, terlihat saat mereka menggasak uang Rp 17.050.000 berbentuk recehan. Lalu, saat menggeledah kantong baju korban dan menemukan dompet di dalamnya, pelaku tidak jadi membukanya.
Source: Jawa Pos June 27, 2017 13:52 UTC