ANTARA FOTO/Aloysius Jarot NugrohoTEMPO.CO, Yogyakarta - Akibat beberapa kali ada letusan bersifat freatik dan meningkatnya aktivitas, status Gunung Merapi dinaikkan dari normal (level I) ke waspada (level II). “Setelah dievaluasi, status Gunung Merapi menjadi waspada atau level II,” kata Kepala Seksi Gunung Merapi, BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso pada Senin malam, 21 Mei 2018. Erupsi freatik sebelumnya terjadi pada tanggal 11 Mei 2018 setelah sekitar 4 tahun tidak terjadi letusan freatik,” kata Agus. Baca: Gunung Merapi Alami Letusan Freatik, BNPB Imbau Warga Tak PanikPada pekan ini, aktivitas kegempaan Gunung Merapi tercatat ada satu kali gempa vulkanik (VT), 12 kali gempa multiphase (MP), satu kali gempa tremor, 12 kali gempa guguran (RF), 3 kali gempa letusan, dan lima kali gempa tektonik (TT). Sedankan pada Senin ini, kegempaan Gunung Merapi tercatat satu kali gempa vulkanik, satu kali gempa tremor, dua kali gempa guguran (RF), tiga kali gempa letusan, dan tiga kali gempa tektonik (TT).
Source: Koran Tempo May 21, 2018 17:48 UTC