JAKARTA, KOMPAS.com - Kurangnya anggaran untuk membangun infrastruktur mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan improvisasi. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyatakan, anggaran yang ia terima untuk belanja infrastruktur hanya sebesar Rp 2 triliun. "Nilai (pembangunan infrastruktur) di Bandung itu Rp 60 triliun, lima tahun saya memimpin cuma punya Rp 10 triliun. Untuk itu, Pemkot Bandung, berdasarkan konsep yang direkomendasikan oleh Pemerintah Inggris membentuk PPP Center guna meringankan kinerja pimpinan daerah. Kalau itu (PPP center) tidak ada maka menjadi wali kota lebih panjang dan melelahkan dan jadi fitnah juga," ujarnya.
Source: Kompas November 06, 2016 09:32 UTC