TEMPO.CO, Jakarta - Vaksin Nusantara, seperti dari namanya, ingin dikesankan bahwa vaksin ini made in Indonesia. Sejak awal kemunculannya, vaksin Nusantara sudah memantik kontroversi di dalam negeri. Materi yang digunakan untuk vaksin berasal dari diri kita sendiri dan untuk diri kita sendiri, sehingga tidak bisa digunakan untuk orang lain. Vaksin Nusantara dibentuk dari sel dendritik, dimana sel ini merupakan sel kekebalan yang bersifat adaptif yang bisa menyesuaikan dengan banyak jenis virus yang memasuki tubuh. Meskipun tidak dikomersilkan, masyarakat masih dapat mengakses vaksin Nusantara meskipun tidak semua orang dapat mengaksesnya.
Source: Koran Tempo September 05, 2021 03:33 UTC