REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (10/3/2026) mengatakan bahwa pasukannya telah menghancurkan 10 kapal Iran yang digunakan untuk menebar ranjau di Selat Hormuz. Tindakan tersebut terjadi hanya beberapa menit setelah Trump memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya, jika tidak menyingkirkan ranjau dari jalur pelayaran tersebut. "Kami telah menghantam dan sepenuhnya menghancurkan 10 kapal dan/atau perahu penebar ranjau yang tidak aktif, dan masih akan ada lagi," tulis Trump di platform Truth Social miliknya. "Kami tidak akan membiarkan teroris menyandera Selat Hormuz," tulis Hegseth di platform media sosial X.Dia pun menambahkan bahwa Iran telah secara resmi diberi peringatan. Namun, Trump mencatat bahwa AS tidak memiliki laporan bahwa Iran benar-benar telah menempatkan ranjau di jalur pelayaran itu.
Source: Republika March 11, 2026 21:51 UTC