IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Internasionalisasi pengelolaan haji dan dua kota suci, memiliki dampak negatif. Dampak negatifnya adalah menimbulkan perpecahan ketika internasionalisai memakai mahzab yang berbeda-beda dalam pengelolaannya. Meskipun isu wahabi mencuat, namun mahzab di Saudi sangat dihormati karena tetap mengikuti ahlussunnah wal jamaah. Dalam pertemuan antara MIUMI, MOI dan Ikatan Ulama dan Dai Asia Tenggara menghasilkan, kesepakatan untuk menolak internasionalisasi pengelolaan haji dan dua kota suci. Kedua, Pemerintah Saudi Arabia telah memberikan perhatian yang sangat besar dalam penyelenggaraan Ibadah Haji serta ururan dua tanah suci.
Source: Republika February 16, 2018 14:15 UTC