Karena itu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengimbau agar umat Islam memilih hewan kurban yang telah mendapatkan sertifikasi sehat. Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi mengatakan bahwa sertifikasi sehat menjadi sangat penting untuk memberikan jaminan bahwa hewan kurban tidak mengidap penyakit menular tertentu, seperti antraks yang membahayakan kesehatan hewan yang lain dan juga kesehatan manusia. Selain itu, Tulus juga mengimbau agar hewan kurban disembelih oleh juru sembelih halal (Juleha) yang bersertifikat dan dilakukan di rumah pemotongan hewan. Selain dijauhkan dari anak-anak, seyogyanya hewan kurban yang sedang dan telah disembelih juga dijauhkan dari hewan kurban yang lainnya yang belum disembelih. Karena, kata dia, hewan kurban yang menyaksikan kawanannya disembelih bisa menimbulkan stres pada hewan tersebut.
Source: Republika August 27, 2017 01:07 UTC