REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Percakapan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Kepala BNPB Letjen Suharyanto dan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak terkait biaya sumur bor antara Rp 100 juta sampai Rp 150 juta, menjadi bahan keributan warganet. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Donny Pramono menjelaskan, biaya sumur bor yang mencapai Rp 150 juta itu tidak mahal. Biaya sumur bor yang dikerjakan personel TNI AD tersebut mampu menjangkau 500 kepala keluarga (KK). Dia pun meminta publik tidak beranggapan, biaya Rp 150 juta itu hanya untuk satu rumah. Meski begitu, Donny menegaskan, TNI AD siap membuktikan di lapangan jika biaya pembuatan sumur bor sangat terjangkau.
Source: Republika January 03, 2026 10:27 UTC