Setelah dari BMKG, sejumlah peneliti gempa dari LIPI dan BPPT juga menjelaskan kenapa hal itu tidak mungkin terjadi. Sebelumnya, Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhamad Sadly telah menjelaskan kalau gempa Lombok memiliki sumber gempa yang berbeda dengan megathrust. Gempa Lombok dibangkitkan oleh Sesar Naik Flores, sedangkan sumber megathrust dibangkitkan oleh aktivitas tumbukan lempeng di zona subduksi. Sadly juga mengatakan, aktivitas kegempaan di Pulau Lombok saat ini sudah memasuki kondisi stabil dan tidak akan mempengaruhi sumber gempa megathrust. "Potensi gempa kuat di zona megathrust Jawa merupakan hasil kajian model yang siapapun tidak tahu kapan terjadinya.
Source: Koran Tempo January 07, 2020 09:33 UTC