Pasalnya, selain shaf jamaah dibuat berjarak, juga ada jamaah perempuan di posisi paling depan di antara laki-laki. Bahkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut menanggapi kasus shalat bercampur shaf laki-laki dan perempuan di Ponpes Mahad Al-Zaytun, Gantar, Indramayu. Ridwan Kamil mengatakan, apabila sudah didapati rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar pasti bakal mengeksekusinya. Dia menegaskan, pemerintah provinsi dalam posisi menunggu rekomendasi dari MUI Jabar. “Nanti kalau ada rekomen dari MUI bahwa Pemerintah Jabar harus ada follow up baru kita tindaklanjuti, tapi per hari ini kami masih menunggu apa rekomendasi MUI,” pungkasnya.
Source: Jawa Pos April 26, 2023 15:51 UTC