"Varian ini bukan virus baru, melainkan bagian dari influenza musiman yang mengalami mutasi genetik sehingga lebih mudah menular. Dalam beberapa pekan terakhir, katanya, dunia kembali menaruh perhatian pada meningkatnya kasus influenza musiman yang oleh media internasional kerap disebut sebagai “super flu”. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan meningkatkan kewaspadaan serta pengawasan terhadap varian influenza yang saat ini beredar. Dia menjelaskan, istilah “super influenza” bukan merupakan istilah medis resmi. "Satu kasus kematian yang dikaitkan dengan varian influenza ini juga telah dilaporkan, dengan catatan pasien memiliki penyakit penyerta yang memang diketahui dapat memperberat perjalanan penyakit influenza," katanya.
Source: Republika January 13, 2026 18:18 UTC