REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- “Negeri-negeri mesiu” atau gunpowder empires merupakan istilah yang digunakan oleh Marshall GS Hodgson dalam buku The Venture of Islam. Sejarawan dari Universitas Chicago itu merujuk pada tiga imperium Islam yang berjaya di Asia usai pudarnya Imperium Mongol pada abad ke-14 M. Ketiganya adalah Turki Utsmaniyah, Safawiyah, dan Mughal. Hodgson menjelaskan, bubuk mesiu mengubah situasi geopolitik dunia jelang era modern. Sarjana kelahiran Syam itu menyebut bubuk mesiu, kembang api, dan roket berturut-turut sebagai “salju”, “bunga”, dan “panah” Tionghoa. Dibandingkan dengan kedua daulah lainnya yang disebutkan dalam tulisan Hodgson, Utsmaniyah adalah pelopor dan cukup sukses.
Source: Republika April 02, 2026 07:19 UTC