Gondoliers menggunakan masker saat mengayuh perahunya membawa wisatawan saat relaksasi lockdown virus corona atau COVID-19 di Venesia, Italia, 18 Mei 2020. REUTERS/Manuel SilvestriTEMPO.CO, Jakarta - Pandemi virus Corona, di mana memaksa penduduk berbagai negara mengisolir diri di rumah, ternyata berakibat buruk ke bisnis gondola Venesia, Italia. Terlalu lama di rumah membuat banyak turis makin gemuk sehingga gondola tak mampu mengangkut penumpang sebanyak biasanya. Merespon hal tersebut, Pemerintah Kota Venesia dan Asosiasi Gondola Venesia membuat kebijakan pembatasan jumlah penumpang. "Daripada kami menimbang mereka satu persatu sebelum naik, kami batasi saja jumlah penumpangnya," ujar Presiden Asosiasi Gondola Venesia, Andrea Balbi, dikutip dari CNN, Rabu, 22 Juli 2020.
Source: Koran Tempo July 23, 2020 00:00 UTC