KONTEKS.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengultimatum Iran terkait kesepakatan nuklir atau membuka kembali Selat Hormuz. "Ingat ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk membuat kesepakatan atau membuka Selat Hormuz," Ujar Trump di platform media sosial miliknya, Truth Social. Sebelumnya, Trump sempat mengultimatum Iran untuk membuka Selat Hormuz dalam tempo 48 jam, Pada Minggu 22 Maret. Dia mengancam akan 'menghancurkan' pembangkit listrik jika Iran tak kunjung membuka Selat Hormuz. Trump mengungkapkan, memperpanjang tenggat negosiasi nuklir menjadi 10 hari usai Iran mengizinkan 10 kapal tanker minyak berbendera Pakistan melewati Selat Hormuz.
Source: Koran Tempo April 05, 2026 03:34 UTC