REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tengah bergerilya 'di balik pintu diplomasi'. Teheran secara resmi telah menginstruksikan para mediator untuk tidak menerima, apalagi merespons, setiap inisiatif dari Washington. Bagi Iran, sinyal yang bertolak belakang dari Washington bukan sekadar taktik negosiasi, melainkan cerminan dari "kekacauan dan krisis mendalam" di dalam pemerintahan Trump. Posisi Iran kini telah bergeser dari sekadar pertahanan menjadi tujuan strategis yang absolut. "Iran mempertahankan posisi yang teguh dan tegas dengan tujuan strategis: tidak akan merespons inisiatif apa pun sampai entitas Zionis mundur dan runtuh sepenuhnya," tegas pejabat tersebut kepada Al Mayadeen.
Source: Republika March 09, 2026 22:24 UTC