Saat itu, ia menemukan topeng berukuran sangat besar milik Suku Maya yang dipahat dari stuka. Dilansir Smithsonian Magazine, laporan dari media lokal Novedades Yucatán mengatakan para ahli dari Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko (INAH) telah memulihkan topeng tersebut. INAH mencatat dalam sebuah pernyataan, menurut Google Terjemahan, yaitu ‘Topeng Ucanha mewakili elemen unik di wilayah ini’. Patung berwarna cerah biasanya ditempatkan di dekat tangga dengan alas berbentuk limas, topeng Maya semacam ini dikenal sebagai relief plesteran. Ketika Welch pertama kali menemukan topeng tersebut, ia bersama rekan-rekannya mengambil sampel dari sekitar area tersebut.
Source: Republika January 28, 2021 17:37 UTC