Selain itu, mantan Wakil Ketua DPR itu menegaskan bahwa Airlangga bukanlah seorang putra mahkota itu partai Golkar. Tapi kan masih banyak tokoh berprestasi dan berkharisma di internal Golkar,” ujar Priyo di Gedung DPR, Senayan, Selasa (5/12). Sejumlah tokoh di Golkar sudah menyatakan dukungannya pada Airlangga untuk maju sebagai ketum Golkar di Munaslub. Karena itu, Priyo menilai sebaiknya upaya menggiring wacana aklamasi di pemilihan ketua umum Golkar demi satu-satunya nama calon agar dihentikan. Karena itu hanya menimbulkan persepsi seolah-olah Airlangga adalah putra mahkota Golkar yang tinggal ketok palu saja," kata Priyo.
Source: Jawa Pos December 05, 2017 10:30 UTC