KOMPAS.com - Suhendri, kakek berusia 78 tahun asal Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ini berharap hutan buatannya di tengah Kota Tenggarong akan terus dijaga dan dirawat. Alasannya, perjuangan untuk menyediakan oksigen bagi masyarakat Tenggarong yang telah dirintisnya sejak 1986 itu sudah melalui cobaan yang tidak mudah. "Saya menyiapkan oksigen bagi masyarakat di kota ini," kata Suhendri. Salah satu pengalaman yang tak pernah dia lupakan adalah saat menolak tawaran senilai Rp 10 miliar untuk lahan 1,5 hektar miliknya itu. Baca juga: Kisah Suhendri, Kakek 78 Tahun Menolak Rp 10 Miliar Demi Jaga HutanSuhendri menjelaskan, niat dirinya untuk menjaga lingkungan dengan menanam pohon di tengah kota sudah tertanam dalam hati.
Source: Kompas November 03, 2019 23:03 UTC