Jakarta, Beritasatu.com - Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Mohamad Guntur Romli alias Gus Romli menyebutkan kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin sebagai kabinet perang melawan radikalisme agama di Indonesia. "Formasi kabinet Jokowi-Ma'ruf adalah formasi perang melawan radikalisme. Ini formasi tepat untuk memerangi agenda radikalisme," ujar Gus Romli pada diskusi yang digelar Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) bertajuk "Radikalisme atau Manipulasi Agama?" Dengan formasi kabinet demikian, Gus Romli berharap Presiden Jokowi dan jajarannya tidak berhenti hanya sampai pada pembubaran organisasi terlarang yang memiliki paham radikal, seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). "Negara harus hadir dan tegas menidak orang-orang yang mau mengubah ideologi negara," ujar Gus Romli.
Source: Suara Pembaruan November 05, 2019 00:22 UTC