TEMPO.CO, Kotawaringin Barat - Liberika, kopi dataran rendah yang ditanam di lahan gambut, punya karakter yang unik dan nikmat kala dicecap. Baca juga: Asyiknya Mengenal Kopi Liberika di Kotawaringin BaratKenikmatan liberika muncul dari berbagai faktor. Lain itu, juga dari cara menyangrainya. Nia Ponia, warga Desa Kumpai Batu Atas --daerah penghasil liberika di Kalimantan Tengah-- yang berprofesi sebagai penyangrai kopi, mengatakan liberika akan lebin nikmat bila disangrai dengan cara tradisional. Bila lebih dari 1,5 jam, biji kopi akan terlalu matang.
Source: Koran Tempo February 19, 2018 00:22 UTC