Tak sekadar materi di kelas, para peserta belajar langsung dari beragam komunitas di Bandung, Jawa Barat. Membangun usaha berbasis kegiatan sosial atau yang dikenal dengan sociopreneur menjadi tantangan bagi 39 mahasiswa Universitas Kristen Petra (UK Petra) dan delapan mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Bukan sekadar menerima ilmu dari narasumber, para peserta dituntut bisa menciptakan ide yang lebih besar dan berdampak luas dari materi yang diperoleh. Itulah organisasi berbasis komunitas yang menggandeng para pecandu narkoba, mantan pecandu, dan ODHA (orang dengan HIV/AIDS) untuk mengembangkan potensi diri. Aleut bereksperimen dengan memahami situs sejarah serta melakukan uji coba berdasar ilmu fisika dan kimia untuk mengetahui fenomena sejarah.
Source: Jawa Pos February 08, 2017 11:11 UTC