REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Di tengah gempuran motor listrik (molis) berharga terjangkau, terutama produk asal China, PT Astra Honda Motor (AHM) memilih strategi untuk tidak terjebak dalam persaingan harga. Wakil Presiden Direktur Eksekutif AHM Thomas Wijaya mengatakan strategi pabrikan asal Jepang tersebut berfokus pada pemenuhan kebutuhan konsumen melalui kualitas produk, aspek keamanan, serta kesiapan ekosistem motor listrik di Indonesia. Tujuannya agar konsumen motor listrik Honda dapat berkendara tanpa rasa khawatir dan menikmati pengalaman berkendara secara optimal. Dalam dua hingga tiga tahun terakhir, AHM telah menghadirkan empat model motor listrik, mulai dari Honda EM1 e: hingga CUV e:. Pada 2025, AHM mencatat volume penjualan motor listrik di kisaran 15.000–16.000 unit dalam satu tahun penuh.
Source: Republika February 09, 2026 17:04 UTC