REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menunda kunjungan ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Kamis (11/3). Mengomentari perselisihan dengan Yordania, Netanyahu mengatakan telah terjadi kesalahpahaman, kesulitan dalam mengoordinasikan penerbangannya karena insiden terkait dengan rencana kunjungan Yordania ke Masjid al-Aqsa. "Kami butuh beberapa jam untuk memperbaikinya .... Saya sekarang bisa terbang di atas Yordania, tapi sampai koordinasi ini tercapai, tidak mungkin mengunjungi (UEA) hari ini," katanya. Baca juga : Pelapor PBB: 70 Orang Meninggal Selama Kudeta MyanmarMenurut Netanyahu, UEA bermaksud untuk menginvestasikan sejumlah besar 10 miliar dolar AS. Netanyahu hanya mengatakan akan mengunjungi UEA segera dan kedua negara ingin membuat "paspor hijau".
Source: Republika March 12, 2021 01:07 UTC