Tempo/Egi AdyatamaTEMPO.CO, Jakarta - Hasil sigi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan bahwa gejala mayoritarianisme terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Minoritas harus ikut terhadap mayoritas," ujar Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, saat merilis hasil survei di Kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Ahad, 3 November 2019. Dari hasil survei LSI, pada 2016, angka warga yang sepakat hanya 30,3 persen. Hasilnya 60,1 persen responden setuju, 23 persen tak tak setuju, dan 7,3 persen sangat setuju. "Biasanya gejala mayoritarianisme ini gejala yang melekat, banyak di mana mana kelompok mayoritas, bukan hanya di Indonesia.
Source: Koran Tempo November 03, 2019 13:52 UTC