Akan tetapi, mewujudkan visi ini bisa menjadi sebuah tantangan ketika dihadapkan dengan mereka yang melihat kesetaraan dan keberagaman di tempat kerja hanya sebagai "formalitas" belaka. Seharusnya, kesetaraan dan keberagaman dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif, beragam, dan seimbang secara gender--yang mencerminkan masyarakat--bukan hanya karena ini benar, tetapi juga baik untuk kelangsungan bisnis dan meningkatkan keuntungan. Sederhananya, tidak dapat dimungkiri bahwa ada pengaruh antara keberagaman gender dan hasil yang lebih baik. Misalnya di beberapa bagian Asia, beberapa orang memandang upaya inklusi dan keberagaman sebagai konsep kebaratan. Penting juga untuk tidak melihat keberagaman hanya sebagai "hak wanita" atau "hak minoritas".
Source: Kompas October 04, 2019 08:48 UTC