REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Sebuah stasiun televisi swasta di ibu kota Afghanistan diserang pada Selasa (7/11) oleh sedikitnya dua orang yang masuk ke gedung tersebut setelah sebuah ledakan. Menurut salah seorang pejabat keamanan, salah satu penyerang dibunuh oleh penjaga, sementara yang lain melawan pasukan keamanan dengan granat tangan. Saat serangan terjadi, Shamshad TV menghentikan programnya dan hanya menampilkan sebuah gambar diam. Serangan tersebut merupakan yang terbaru dalam serangkaian serangan terhadap wartawan Afghanistan dan pekerja media. Tahun lalu tujuh anggota stasiun televisi swasta terbesar Afghanistan, Tolo, dibunuh oleh seorang pembom bunuh diri Taliban.
Source: Republika November 07, 2017 07:41 UTC