TEMPO/Tony HartawanTEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali memberi penjelasan soal utang Indonesia yang menjadi sorotan beberapa waktu terakhir. Akan tetapi, Sri Mulyani membandingkan utang Indonesia tidak hanya dengan negara berkembang, tapi juga negara maju. Sri Mulyani menjelaskan bahwa tren kenaikan utang secara global ini terjadi karena banyak negara memperlebar defisit anggaran mereka. Kenaikan utang, kata Sri Mulyani, juga terjadi di negara yang sangat konservatif mengenai utang. Contohnya adalah Jerman yang mengalami kenaikan utang dari 59,5 persen terhadap PDB pada 2019 menjadi 73,3 persen pada 2020.
Source: Koran Tempo October 19, 2020 03:45 UTC