TEMPO/LarissaTEMPO.CO, Jakarta--Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie meminta masyarakat waspada terhadap proxy war (adu domba). Pernyataan Jimly itu berkaitan dengan munculnya spanduk berisi penolakan terhadap pemutaran wayang kulit oleh kelompok tertentu di Jakarta. Salah satu caranya adalah membuat adu domba di masyarakat dengan menebar perselisihan dan konflik. Contohnya menyebar spanduk yang seolah-olah dilakukan satu kelompok masyarakat untuk menyerang kelompok lain. Isi dalam spanduk itu diantarannya "Pemutaran wayang bukan syariat Islam".
Source: Koran Tempo January 23, 2017 15:10 UTC