IHRAM.CO.ID, BANDA ACEH -- Partai Aceh (PA) menolak tegas rencana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI untuk mengambil alih pengelolaan Tanah Waqaf Rakyat Aceh (Baitul Asyi) di depan Ka'bah, Makkah, Arab Saudi. "Kami menolak tegas rencana tersebut dan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar dapat meninjau kembali rencana BPKH RI untuk mengambil alih pengelolaan Tanah Waqaf Rakyat Aceh di Arab Saudi tersebut," ujar juru bicara Partai Aceh, Syardani M. Syarif dalam keterangan pers yang disampaikan ke Republika.co.id, Ahad (11/3). "Jadi sampai saat ini, tanah waqaf tersebut adalah milik sah Rakyat Aceh yang tidak bisa dialihkan kepemilikannya kepada siapapun," ungkapnya. Untuk itu, kami meminta kepada Pemerintah RI agar tidak mengganggu aset milik Rakyat Aceh dimanapun berada. Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan hak Rakyat Aceh tersebut," tandas Syardani.
Source: Republika March 11, 2018 07:41 UTC