KOMPAS.com - Seperti Twitter, Snapchat pun tidak tinggal diam dalam menanggapi rangkaian kicauan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Snapchat memutuskan untuk tidak lagi mempromosikan akun resmi Snapchat sang Presiden di platform-nya. Keputusan tersebut dilatarbelakangi oleh kicauan Donald Trump di Twitter yang dianggap mengandung hasutan dan unsur kekerasan. Kendati demikian, bukan berarti Snapchat menghapus sepenuhnya akun resmi milik Donald Trump. Baca juga: Perselisihan Trump Vs Twitter, Konflik Digital yang Mengancam Platform LainMenurut Snapchat, kekerasan rasial dan ketidakadilan tidak sepatutnya mendapatkan tempat di dalam tatanan sosial.
Source: Kompas June 04, 2020 08:59 UTC