JawaPos.com - Postingan di media sosial (medsos) kerap berbau provokatif terhadap isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Bahkan, polisi telah mengantongi sejumlah nama yang doyan ‘main api’ di Facebook (FB) dan berpotensi memantik konflik di Kalbar. "Sudah kita pantau pengguna-pengguna FB itu," ujar Kepala Polresta Pontianak, Kombes Iwan Imam Susilo, seperti dilansir JPNN.Com (Jawa Pos Group). Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing dengan postingan-postingan yang tak bertanggung jawab. "Apakah mereka yang memprovokasi mau bertanggung jawab ketika dampak yang ditimbulkan adalah konflik?"
Source: Jawa Pos May 14, 2017 04:18 UTC