ANCAMAN terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memusnahkan peradaban Iran pada Selasa 7 April 2026 menuai kecaman di dalam negeri, bahkan memicu seruan pemakzulan. Seperti dilansir NBC News, beberapa senator Demokrat mengkritik unggahan Trump pada sebagai "sama sekali tidak stabil" dan "tidak waras." tulis Trump, merujuk pada pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan para pemimpin lainnya, meskipun belum jelas apa dampak penuh dari kematian mereka terhadap pemerintah Iran. Sebelumnya, ahli hukum internasional menyebut ancaman Trump terhadap hal-hal infrastruktur sipil Iran seperti pembangkit listrik merupakan potensi kejahatan perang jika dilaksanakan. “Trump secara terbuka mengancam hukuman kolektif, menargetkan bukan militer Iran tetapi rakyat Iran,” kata Roth, mantan direktur eksekutif Human Rights Watch, kepada NBC News.
Source: Koran Tempo April 07, 2026 21:04 UTC