Padahal, Sjogren’s Syndrome adalah penyakit autoimun kronik dan sistemik, yang 90 persen penderitanya perempuan. Beragamnya gejala dari Sjogren’s Syndrome membuat penyakit ini sering kali tidak terdiagnosis atau baru terdiagnosis di usia 40-an. Dia mengatakan, saat ini prevalensi Sjogren’s Syndrome di Indonesia belum diketahui, kemungkinan karena penyakit ini memiliki banyak gejala yang mirip dengan penyakit lain sehingga menyulitkan diagnosis. Baca juga: Ashanty Didiagnosis Idap Penyakit Autoimun, Kenali 14 JenisnyaKisah PenyintasIr. Yennel S. Suzia, MSc, adalah penyintas Sjogren’s Syndrome yang sudah merasakan sendiri betapa sulitnya mendapatkan diagnosis yang tepat dari penyakitnya.
Source: Kompas August 07, 2020 12:22 UTC