REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Dua remaja Palestina ditemukan tewas di wilayah selatan Jalur Gaza yang terkepung, menyusul dua gelombang serangan udara Israel. Menurut tentara Israel, enam serangan besar-besaran dilakukan menargetkan posisi Hamas, termasuk sebuah terowongan yang membentang dari Gaza ke Israel. "Perlawanan Palestina tidak akan mundur untuk melindungi rakyat Palestina, dan akan terus mempertahankannya dan menghadapi agresi musuh," kata Hamas pada Sabtu malam. Pertemuan tersebut merupakan yang terbesar sejak 2014, ketika Israel melakukan serangan di jalur yang berlangsung selama lebih dari sebulan. Blokade Israel dari Jalur Gaza dalam bentuknya sekarang, telah ada sejak Juni 2007, ketika Israel memberlakukan blokade darat, laut dan udara di daerah tersebut.
Source: Republika February 18, 2018 09:56 UTC