JawaPos.com - Merujuk pada survei Litbang Kompas terbaru, jarak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk mengejar Jokowi-Ma'ruf Amin hanya terpaut 11,8 persen. "Sehingga kami tidak akan menuduh survei Litbang Kompas sebagai survei bayaran," ujar Antoni kepada JawaPos.com, Rabu (20/3). Hasil survei Litbang Kompas memang yang menunjukkan selisih antara 01 dan 02 yang paling tipis. Pernyataan itu dirujuknya pada hasil survei Litbang Kompas. Diketahui, berdasarkan survei terbaru Litbang Kompas elektabilitas Jokowi dan Prabowo selisih 11,8 persen.
Source: Jawa Pos March 20, 2019 08:19 UTC