Selat Hormuz(AFP)TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz. Tim yang relatif kecil itu saat ini ditempatkan di markas CENTCOM di Pangkalan Angkatan Udara MacDill, dekat Tampa, Florida. Laporan mengenai kerja sama ini sebelumnya juga telah disampaikan oleh Radio Free Europe, yang menyoroti meningkatnya perhatian terhadap stabilitas Selat Hormuz di tengah ketegangan kawasan. Isu pembukaan kembali Selat Hormuz ini juga diperkirakan menjadi salah satu agenda pembahasan dalam pertemuan antara Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Gedung Putih pada Kamis (19/3). Upaya internasional untuk membuka kembali Selat Hormuz menjadi perhatian penting, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dan gas dunia yang sangat memengaruhi stabilitas ekonomi global.
Source: Media Indonesia March 19, 2026 03:40 UTC