Di tengah penarikan pasukan asing, bentrokan pasukan Afghanistan dan Taliban meletusREPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON -- Menteri pertahanan Selandia Baru pada Selasa (6/7) mengatakan akan mengamati situasi di Afghanistan setelah bentrokan antara pasukan Afghanistan dan Taliban meletus di tengah proses penarikan pasukan asing. Gerry Brownlee, juru bicara urusan luar negeri untuk Partai Nasional oposisi, mengatakan situasi di Afghanistan "sangat mengecewakan." Setelah penarikan pasukan asing, Taliban mulai melancarkan serangan dengan menguasai beberapa distrik, sementara pasukan Afghanistan juga mengklaim membunuh anggota pemberontak dalam operasi kontraterorisme. Pada Februari, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan bahwa setelah 20 tahun kehadiran Angkatan Pertahanan Selandia Baru di Afghanistan, sudah waktunya untuk memulangkan 3.500 personel militernya dari negara itu. Menteri Luar Negeri Nanaia Mahuta juga menegaskan Selandia Baru akan terus mendukung pemerintah Afghanistan dan rakyatnya "di tahun-tahun mendatang".
Source: Republika July 06, 2021 12:45 UTC