REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL — Ahli Hidrologi Universitas Gadjah Mada Agus Maryono menilai, sekolah sungai jadi solusi utama menghadapi berbagai persoalan sungai. "Sekolah Sungai merupakan otak dan spirit dari restorasi sungai, harus digerakanan terus dan harus berdiri di mana-mana," kata Agus di seminar nasional Sungai Bicara: Komunitas Maju, Regulasi Terpadu, Sabtu (26/8). Koordinator Gerakan Restorasi Sungai Indonesia (GRSI) itu sekolah sungai, yang kerap mempertemukan pengalaman kesuksesan dari pengelolaan di satu sungai menghasilkan sejumlah perubahan di lingkungan sekitar aliran air ini. "Ada masalah kita diskusikan, kita selesaikan, sehingga sungai bisa kita manfaatkan, pengalaman yang ada di satu titik harus secepatnya kita kirim," ujar Agus. DIY sendiri memiliki setidaknya 20 komunitas-komunitas sungai yang bergabung, yang salah satunya Gerakan Restorasi Sungai Indonesia.
Source: Republika August 27, 2017 06:00 UTC