Peristiwa Geger Sepehi, penyerbuan Keraton Yogyakarta oleh pasukan Inggris, ternyata bukan sekadar konflik lokal, melainkan bagian dari papan catur politik global yang melibatkan pengaruh Prancis dan serdadu dari India. Mereka datang bukan sekadar mengusir pengaruh Prancis, tetapi juga untuk menundukkan penguasa lokal yang paling vokal melawan kolonialisme: Sultan HB II. Nama "Geger Sepehi" sendiri diambil dari kata Sepoy, yakni tentara bayaran asal India yang dibawa oleh Inggris (EIC). Lebih jauh, kaitan peristiwa Geger Sepehi 1812 dan Perang Jawa (1825–1830) yang dipimpin Pangeran Diponegoro sangatlah erat dan bersifat kausalitas (sebab-akibat). "Tragedi Geger Sepehi (1812) Serangan Inggris-Sepoy: Pasukan Inggris berkolaborasi dengan Legiun Mangkunegaran menyerang Yogyakarta.
Source: Republika April 04, 2026 05:17 UTC