Gorbachev memimpin Uni Soviet dengan sejumlah langkah reformasi domestikREPUBLIKA.CO.ID, Popularitasnya yang meningkat dalam hirarki Partai Komunis, membuat Mikhail Gorbachev terpilih sebagai sekretaris jenderal dan presiden baru Uni Soviet, pada 11 Maret 1985. Namun kecurigaan beberapa pejabat lama Partai Komunis yang menganggap pemuda tersebut terlalu berpikiran reformasi, membuat Konstantin Chernenko yang naik ke kursi pemimpin. Gorbachev kemudian terpilih untuk menjadi pemimpin baru Uni Soviet pada 11 Maret 1985. Selama enam tahun ke depan, Gorbachev memimpin Uni Soviet dengan sejumlah langkah reformasi domestik dan perubahan kebijakan luar negeri yang rumit. Pada Desember 1991, Gorbachev mengundurkan diri sebagai presiden dan Uni Soviet secara resmi tidak lagi ada.
Source: Republika March 11, 2018 01:52 UTC