"Intinya PMSTI menegaskan perlunya keberlanjutan, kontinuitas, apa yang sudah dicapai oleh beliau, baik secara ekonomi, secara politik," sambung Hary Tanoe. "Saya sebagai keturunan Tionghoa sangat keberatan dan menyesalkan pernyataan itu, seolah-olah seluruh orang Tionghoa telah menyatakan dukungan seperti yang disampaikan Hary Tanoe. Seolah-olah 7 juta orang Tionghoa yang disebut-sebut sebagai besar tergabung di PSMTI sudah pasti mendukung Capres yang didukung Jokowi. Gak betul itu, masih banyak orang Tionghoa yang tidak terlibat politik praktis, dan belum tentu setuju dengan Capres yang didukung Jokowi," kata dia. Oleh sebab itu, pernyataan Hary Tanoe tidak mewakili masyarakat Tionghoa Indonesia secara keseluruhan.
Source: Koran Tempo May 19, 2023 01:43 UTC