NDTV melaporkan, Iran menggunakan sistem rudal Kheibar Shekan (Penghancur Benteng), sebuah senjata canggih generasi ketiga yang mulai beroperasi sejak 2022. Rudal ini memiliki hulu ledak yang dapat bermanuver dan melepaskan sekitar 20 hingga 80 submunisi (bom kecil) di ketinggian sekitar 7 kilometer di atas permukaan tanah. Api berkobar di Tel Aviv sebagai dampak serangan Iran pada Sabtu (28/2/2026). Salah satu bom kecil menghantam sebuah rumah di kota Azor, selatan Tel Aviv, menyebabkan kerusakan struktural yang signifikan. Data dari NBC News menyebutkan bahwa sejak agresi AS-Israel dimulai pada 28 Februari, serangan rudal Iran telah menewaskan sedikitnya 11 orang di Israel dan melukai lebih dari 1.000 lainnya.
Source: Republika March 06, 2026 06:33 UTC