Sandiaga menegaskan hukum harus tegak lurus tidak tebang pilihREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Calon wakil presiden Sandiaga Uno menanggapi soal rencana pembebasan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir. "Saya seperti yang disampaikan pada debat pertama, kami tidak ingin proses hukum digunakan sebagai komoditas politik, komoditas yang digunakan untuk melanggengkan kekuasaan," ujar Sandiaga usai mengunjungi korban kebakaran di Tomang, Jakarta Barat, Kamis (24/1). Sandiaga menegaskan hukum harus tegak lurus tidak tebang pilih, tidak tajam ke bawah tumpul di atas dan ditegakkan seadil-adilnya untuk masyarakat. Ada pun Abu Bakar Ba'asyir sudah berhak memperoleh pembebasan bersyarat karena sudah lebih 2/3 menjalani masa putusan pidananya. Atas dasar tersebut, Menkumham Yasonna Laoly menuturkan pemerintah masih melakukan kajian yang mendalam soal pembebasan Abu Bakar Ba'asyir tersebut.
Source: Republika January 24, 2019 16:52 UTC