Dilansir Sky News, Rabu (8/1/2020), Garda Revolusi menghujani markas pasukan AS di Irak dengan "puluhan rudal" pada Selasa (7/1/2020) sekitar pukul 17.30 waktu AS. Awalnya, minyak mentah berjangka West Tezas Intermediate AS (WTI) 64,36 dollar AS (sekitar Rp 896.328) per barelnya. Tidak hanya WTI, harga minyak mentah berjangka Brent juga mengalami kenaikan sebesar 2,4 persen menjadi 70,24 dollar AS atau sekitar Rp 978.218 per barel. "Menurutku para pedagang mengantisipasi sepenuhnya terhadap pembalasan Iran, tetapi tidak pada pasukan AS, yang menyebabkan para pedagang takut langkah selanjutnya oleh AS yang dimungkinkan serangan balik ke Iran," ujar Michael. Baca juga: Melihat Perbandingan Kekuatan Militer Iran dan AS...Saham anjlokDi sisi lain, ketika harga minyak mentah mengalami peningkatan, hal ini berbanding terbalik dengan harga saham berjangka AS.
Source: Kompas January 08, 2020 04:20 UTC