Crescent Capital BDC, Inc. (CCAP), sebuah perusahaan pengembangan bisnis (BDC) yang dikenal sebagai pemberi pinjaman langsung pasar menengah kepada sponsor yang melakukan leveraged buyouts (LBOs), menghadapi peningkatan risiko terhadap cakupan dividennya. Tekanan ini muncul akibat penurunan suku bunga SOFR (Secured Overnight Financing Rate) dan jatuh tempo utang signifikan pada tahun 2026. Imbal hasil dividen perusahaan memang tampak atraktif, namun tekanan pada pendapatan bunga bersih (NII) dan risiko pembiayaan kembali utang membatasi potensi pengembalian total bagi investor. Penurunan SOFR secara langsung mengurangi pendapatan bunga bersih CCAP. Tingkat Utang dan Ruang Gerak TerbatasTingkat leverage CCAP saat ini tergolong tinggi, dengan rasio utang terhadap ekuitas (D/E) mencapai 1,28.
Source: Koran Tempo January 03, 2026 09:42 UTC