Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan kurs rupiah berpotensi menguat seiring pemerintahan Amerika Serikat (AS) membuka penyelidikan kriminal terhadap Ketua The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell. “Trump membuka penyelidikan kriminal atas Powell. Ini membuat indeks dolar AS turun cukup tajam, sehingga rupiah berpotensi menguat,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Senin. Mengutip Xinhua, Federal Reserve mengonfirmasi pada Ahad (11/1/2026) malam bahwa jaksa federal AS sedang menyelidik Powell terkait proyek renovasi kantor pusat bank sentral senilai miliaran dolar. Dalam pernyataan publik yang diunggah di situs web Federal Reserve, Powell mengatakan Departemen Kehakiman pada Jumat (9/1) telah mengirimkan surat panggilan pengadilan kepada The Fed yang “mengancam dakwaan pidana terkait kesaksian saya di hadapan Komite Perbankan Senat Juni lalu.
Source: Republika January 12, 2026 10:49 UTC