TEMPO/SahatTEMPO.CO, Jakarta - Polisi belum mendeteksi kaitan IAH, pelaku teror di Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph, Medan dengan kelompok teroris. Aksi IAH yang berusia 17 tahun dilakukan pada Minggu, 28 Agustus 2016 pukul 08.30 WIB. IAH yang lulusan salah satu SMA negeri di Medan merupakan bungsu dari tiga bersaudara. Polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor, pisau, ransel berisi benda terdiri atas pipa dan lilitan kabel yang diduga dijadikan sebagai bom, serta pakaian. Katolik tidak akan membalas, harus selalu melakukan tindakan cinta dan tidak boleh menghakimi agama lain,” ucapnya.
Source: Koran Tempo August 28, 2016 23:48 UTC