Ilustrasi(MI/SUSANTO)GURU Besar Universitas Indonesia (UI) sekaligus pengamat pasar modal Budi Frensidy berpandangan, regulasi pasar modal nasional saat ini masih belum cukup kuat untuk secara efektif mencegah praktik manipulatif share pricing atau saham gorengan. Jangan bikin pasar atau pelaku pasar takut," ujarnya kepada Media Indonesia, Minggu (1/2). Baca juga : IHSG Anjlok di Bawah 9.000 Terseret Isu Independensi BI"Saat ini, regulasi yang ada masih belum cukup kuat untuk mencegah manipulasi," tegasnya. Dihubungi terpisah, ekonom senior Prasasti Piter Abdullah Redjalam menilai, sikap pemerintah dan otoritas yang menegaskan tidak akan mentolerir praktik manipulatif harga saham, seharusnya tidak disampaikan melalui konferensi pers atau sekadar mengumbar janji-janji. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah tidak mentolerir praktik manipulatif share pricing atau saham gorengan.
Source: Media Indonesia February 01, 2026 14:44 UTC