Realisasi pemesanan Surat Berharga Negara(SBN) ritel seri ORI024 yang masa penawaran berakhir pada 2 November 2023 lalu, mengutip keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR-Kemenkeu) mencapai Rp14,54 triliun. Lantas bagaimana dengan prospek milai pemesanan SBN ritel pamungkas untuk tahun ini, seri ST011 yang penawarannya baru dibuka 6 November 2023 kemarin? Mengutip keterangan Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR-Kemenkeu Dwi Irianti Hadiningdyah, seperti dilansir Republika.co.id, Untuk ST011 kuota awal nasional yang ditetapkan Pemerintah sebesar Rp.10 triliun. Jika berkaca pada penerbitan-penerbitan SBN ritel sebelumnya, kuota ini sepertinya masih terbuka untuk ditambah apabila dalam perjalanannya, animo masyarakat terhadap ST011 membludak. Peluang untuk itu cukup besar, mengingat besaran imbal hasil ST011 yang ditawarkan saat penerbitan oleh Pemerintah telah menyesuaikan dengan rate market saat ini.
Source: Republika November 08, 2023 15:07 UTC